ASSALAMUALAIKUM....! SELAMAT DATANG DI BLOG YANG SEDERHANA INI. SEMOGA BISA MEMBERI MANFAAT DAN INSPIRASI BAGI ANDA. SILAHKAN TINGGALKAN KOMENTAR. KARENA KOMENTAR ANDA SANGAT BERMANFAAT UNTUK BELAJAR LEBIH BAIK. TERIMAKASIH ATAS KUNJUNGAN ANDA

Senin, 21 November 2011

KONGRES MAHASISWA ISLAM INDONESIA

Kongres Mahasiswa Islam Indonesia
Ahad, 27 Nopember 2011
GOR Kertajaya Cahaya Lestari, Surabaya.




Indonesia Kaya akan Sumber Daya,namun hingga kini masih dihinggapi krisis multidimensi, dalam kondisi tersebut peran Mahasiswa sebagai intelektual sangatlah penting untuk memberikan pencerahan atas solusi krisis multidimensi mewujudkan Indonesia sejahtera

Namun ironis para intelektual yang seharusnya menjadi perisai umat atas imperialisme kapitalis, justru terjebak dalam pragmatisme pendididkan, sehingga karya intelektualnya semakin memperkokohkan imperialisme kapitalis dan menyengsarakan rakyat. Sementara itu mahasiswa sebagai agent of change juga terimbas pragmatisme dalam pergerakan-pergerakannya, tampak dari seruan -seruan yang tidak disertai gagasan solutif yang haq sesuai dengan seruan Allah.

Momentum tahun baru Hijriah adalah momentum hijrah dari kebatilan menuju yang haq. Sudah saatnya mahasiswa berhijrah; sadar dan yakin bahwa hanya dengan tegaknya SYARIAH dan KHILAFAHlah solusi krisis multidimensi menuju terwujudnya kesejahteraan umat. Karena itu mahasiswa SE-JAWA TIMUR menegaskan sikap dan dukungannya dalam KONGRES MAHASISWA ISLAM INDONESIA untuk BERSATU, BERGERAK, WUJUDKAN KHILAFAH.

7 komentar:

  1. السلام عليكم
    al salm aalikom

    BalasHapus
  2. Waalaikumsalam. sukron dah berkunjung. smg mmberi mnfaat bg sesma....!

    BalasHapus
  3. Di era modern ini, suatu sistem pemerintahan akan berjalan jika didukung rakyat. Pemaksaan sistem negara dari kelompok elit tidak akan bertahan lama jika tidak didukung rakyat.

    Kalau memang khilafah merupakan sistem yg baik, para pendukungnya harus menjelaskan secara detil bagaimana pelaksanaannya kelak, bukan cuma jargon2 indah tanpa detil atau nostalgia masa lalu. Bila unggul, pasti rakyat mendukung.

    Untuk melihat khilafah dalam sejarah, bisa berkunjung ke tulisan berikut:
    Khilafah. Negara Islam Dalam Sejarah

    BalasHapus
  4. sejarah tidak bisa dijadikan tolok ukur/dalil dalam mengambil keputusan atau melaksanakan suatu tidakan atau melaksanakan ajaran islam. namun yang wajib jadi dalil dalam melakukan suatu tindakan/ajaran yang berdasarkan nilai islam adalah Al Qur'an dan Hadits.

    kalo kita menjadikan sejarah sebagai dasar untuk melakukan sesuatu hal, maka itu adalah cara yang salah. karena sejarah bisa saja ada penyimpangan informasi atau pernyataan didalamnya, kesalahan informasi atau pernyataan yang tidak di dukung oleh referensi yang jelas. atau bisa saja sejarah itu berasal dari orang yang kontra atau tidak mendukung dalam suatu hal.

    oleh karena itu janganlah jadikan sejarah sebagai tolok ukur atau dasar dalam memutuskan atau melakukan suatu hal. dan janganlah langsung percaya 100% pada sejarah. oleh krena itu jadikanlah Al Quran sbgai dalil yg sbnarnya dalam meutuskan suatu hal. krena tidk ada keragan di dalamnya, dan didukung dengan hadits nabi untuk menjelaskan secara perinci isi kandungan Al Quran trsbut.

    islam jelas mengatur semua urusan manusia di dunia mulai dari hal terkecil sampai hal yg terbesar. kalo bapak mau tau detail tentang sistem islam ada kitabnya.

    BalasHapus
  5. Semua dogma/klaim adalah konsep dalam pikiran. Cara membuktikan kebenaran dogma/klaim adalah melihatnya dalam realitas. Sejarah atau uji ilmiah adalah pembuktian nyata suatu dogma atau klaim dalam realitas.

    Kalau anda menolak sejarah, berarti anda menolak kenyataan tentang dogma/klaim anda.

    Silakan saja anda menerapkan dogma anda dalam imajinasi anda yg tidak bersentuhan dgn orang lain, tapi bila ingin menerapkan dalam realitas, sadarlah 250 juta org indonesia akan kena dampaknya. 250 juta org tidak bisa anda gunakan sebagai percobaan.

    "islam jelas mengatur semua urusan manusia di dunia mulai dari hal terkecil sampai hal yg terbesar" --> dogma kosong lagi.

    Pembuktiannya gampang. Silakan pilih ahli Islam (Qur'an, Hadits, Fiqh dan apapun ilmu Islam), berapapun jumlahnya, taruh di wilayah kosong, tinggalkan selama 10 tahun. Saya jamin mereka tidak bisa membangun jalan dengan Qur'an, gedung dengan hadits, televisi dengan fiqh, pertanian dengan qiro'ah.

    Anda mahasiswa kok mudah sekali percaya dengan dogma?

    Siapakah Anda? Budak, Jongos atau Bos?

    BalasHapus
  6. harus dipertanyakan dulu, pikiran apa ? kalo pemikiran islam, yang menjadi landasan berpikirnya adalah ajaran islam (Al Quran dan Hadits nabi). bukan angan2 kosong tanpa landasan. beda loh antara pemikiran islam dan bukan....! saya setuju pendapat anda bahwa pembuktian dengan sejarah. tapi dalam bidang hal apa dulu ? kalo dal hal penerapan syariat islam, ya Al Quran dan Hadits Nabi yg melalui periwayatan yang shahih. bukan sejarah

    berpikirnya mudah saja, apa sumber hukum islam itu ? Al Quran, dan Hadits Nabi, ijmak, Qiyas.

    anda lebih percaya kepada Al Quran atau sejarah ? Al Qur'an jelas tidak ada keraguan di dalamnya dan benar 100% merupakan sumber wahyu dari Allah. kalo sejarah bisa mungkin benar bisa mungkin salah, dan masih ada keraguan di dalamnya. dan sejarah hanya bisa anda gunakan dasar dalam ilmu pengetahuan saja yang merupakan hasil buah pemikiran manusia, dan sejarah tidak bisa dijadikan sumber hukum/landasan di dalam agama. yang ada di dalam islam adalah dalil dari Al Qur'an/hadits nabi kemudian di dukung dengan periwayatan yang shahih.

    terkait pernyataan anda yang menilai salah "islam jelas mengatur semua urusan manusia di dunia mulai dari hal terkecil sampai hal yg terbesar" --> dogma kosong lagi.

    kalo boleh tau, anda yakin g dengan islam jika anda beragama islam ? dan anda yakin g kalo islam adalah agama yg sempurna ? jika anda tidak yakin kalo islam mengatur dari hal terkecil-sampe terbesar perlu dipertanykan keislaman anda. bahkan di dalam Al-Quran pun ada penjelasanya.

    ini bukan masalah dogma atau klaim tentang suatu hal. yang perlu anda tahu adalah, islam dibentuk melalui pemikiran yang rasional. bukan melalui doktrin atau fanatik,ikutan-ikutan tanpa berpikir yang mendalam. didalam islam dituntut utk berpikir secara rasional, apa yang ada di dalam Al Qur'an juga dipikirkan secara rasional. hal inilah yang melandasi pemikiran islam. sehingga di dalam islam bukan sebuah doktrin sprti agama-agama lainya.

    islam dibentuk untuk mengatur semua tatanan kehidupan manusia agar selamat dunia dan akhirat. islam memang kelihatanya tidak mengatur pembuatan gedung, jalan, komputer dan kemajuan IPTEK lainya. tapi yang bisa kita ambil dari islam adalah hukum yang mengatur tentang pemanfaatan benda-benda tersebut agar pemanfaatanya tidak merugikan manusia yg akhirnya bisa dilaknat oleh Allah. Ilmu pengetahuan dipandang sebagai suatu hal yang sangat mulia dan berharga didalam islam. memang tidak semua ilmu pengetahuan dan teknologi yang ada di jaman moderen ini ada di dalam Al-Qur'an dan Hadits nabi, tapi anda jangan salah menilai bahwa didalam Al Quran tidak ada IPTEKnya. jika anda memahami dan mengkaji lebih mendalam itu tetap ada IPTEKnya.

    Ilmu pengetahuan dan teknolgi sifatnya mubah di dalam islam asalkan pemanfaatanya tidak menyimpang dari hukum islam. bahkan didalam islam akal dan pikiran dibebaskan benar-benar dari belenggu taklid, hal mana menyebabkan orang sangat leluasa mengeluarkan pendapat/mengkaji, meneliti dalam segala bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. silahkan anda ingin ingin mendalami atau belajar sesuatu hal, tapi ingat jangan samapi pengetahuan dan teknolgi yang anda ciptakan itu pemanfaatany menyimpang dan bisa membuat allah murka. tapi kalo masalah akidah semua umat islam tidak boleh meyimpang dari islam, jika ada akidahnya yg melenceng maka itu adalah kafir. dan sumber hukum islamnya juga tidak boleh meyimpang.

    BalasHapus
  7. maaf yang mubah adalah ilmu pengetahuan umum, tapi kalo ilmu agama adalah wajib dicari dan di amalkan.

    sedangkan sejarah hanya sebagai sarana pendukung saja yang tidak 100% bisa dijadikan landasan. kalo mau menengok sejarah islam, yang bisa kita jadikan contoh bagus dalam penerapanya adalah zaman kegemilangan islam ketika khalifahnya langsung dari Rosulullah, kemudian zaman khulafaurrasyidin yaitu 4 sahabat nabi, Abu bakar, umar, usman, Ali. setelah zaman kekhilafahan nabi dan khulafaurrasydin itu banyak terjadi penyimpangan, namun tidak semua. ada kalanya memerintah dngan baik sesuai yang di contohkan Rosulullah, ada kalanya juga memerintah dengan otoriter dan bermacam-macam karakter.

    lantas dengn melihat sejarah hanya dari beberapa sudut pandang tertentu apakah kita layak mengklaim kalo sistem islam sangat tidak layak diterapkan.

    semoga Allah membuka pintu hati dan pikiran kita...!

    BalasHapus