ASSALAMUALAIKUM....! SELAMAT DATANG DI BLOG YANG SEDERHANA INI. SEMOGA BISA MEMBERI MANFAAT DAN INSPIRASI BAGI ANDA. SILAHKAN TINGGALKAN KOMENTAR. KARENA KOMENTAR ANDA SANGAT BERMANFAAT UNTUK BELAJAR LEBIH BAIK. TERIMAKASIH ATAS KUNJUNGAN ANDA

KITA PASTI BISA

Apakah kita bisa untuk mengemban misi kita? Insya Allah kita bisa, karena Allah Mahatahu, Allah tahu sampai dimana potensi dan kemampuan kita. Jika kita tidak merasa mampu berarti kita belum benar-benar mengoptimalkan potensi kita.

VISI DAN MISI

Merumuskan Visi dan Misi adalah salah satu bentuk dalam mengambil keputusan, bahkan pengambilan keputusan yang cukup fundamental. Visi dan Misi Anda akan menjiwai segala gerak dan tindakan di masa datang.

PERJALANAN

Tengoklah kembali perjalanan Anda saat ini, akan menuju kemana? Apakah ke arah yang lebih baik, atau ke arah yang lebih buruk, atau tetap saja seperti saat ini? Tetapkanlah sebuah putusan dan jalanilah menuju konsekuensinya.

Mengubah Pergerakan Pragmatis ke Ideologis

Cinta terbesar dan cinta hakiki bagi orang yang beriman ialah cinta kepada Allah. Sehingga cinta kepada Allah-lah yang seharusnya menjadi motivator terbesar dan tidak terbatas.

PANTAI PERMIS BANGKA, DAN PASIR TIMAH

Di sebelah Barat pulau Bangka, tepatnya disebuah desa yang hampir semua bibir menyebut nama Desa tersebut, tentu hal ini tidak asing bagi masyarakat Bangka. Permis, begitulah nama desa itu disebut.

Minggu, 17 Januari 2016

KONDISI UMAT ISLAM SAAT INI DAN AKAR

PERMASALAHANYA (SEBUAH PANDANGAN TERHADAP PERPECAHAN UMAT)
Assalamualaykum warohmatullohi wabarokatuh.
Alhamdulillah, Tiada Tuhan yang patut disembah selain Alloh SWT. Sholawat dan salam kita sampaikan untuk nabi besar junjungan kita Muhammad SAW.

Islam pernah menjadi sebuah kejayaan dan kebesaran peradaban umat. Lutfi, dalam Hammid (2006) menjelaskan, Khilafah dinasti Abbasyiah membawa islam sebagai sebuah agama dan peradaban yang sangat terkenal dan masyur dimasanya. Harun Al Rasyid, beliau adalah khalifah dinasti Abbasiyah, berkuasa pada tahun 786. Beliau mampu membawa kejayaan islam terutama dalam bidang ilmu dan teknologi. Masa itu lahirlah para ilmuan besar seperti ibnu sina (Avicenna). Pada masa Khilafah dinasti Utsmaniah (abad 14), wilayah kekuasaan islam juga sangat luas hingga wilayah eropa, yaitu spanyol dan prancis.

Kejayaan tersebut saat ini menjadi sebuah kenangan dan cerita sejarah yang membanggakan ditengah kondisi umat islam di Indonesia yang “terpuruk”. Hal ini bukan tanpa sebab, secara umum penulis melihat ada dua penyebab “terpuruk”nya umat islam di negeri ini. Pertama kelemahan internal, umat sudah jauh dari Al-quran dan Hadits. Kedua adalah peng-kondisian yang sengaja terus diupayakan oleh orang-orang, kelompok serta Negara yang sangat membenci Islam.

Kelemahan Internal, Umat Sudah Jauh dari Al-Quran dan Hadits

Bagian ini akan mengulas tentang latar belakang sebab mengapa umat Islam (khususnya di Indonesia) jauh dari Al-Quran dan Hadits. Tentunya ulasan yang diketengahkan adalah dari tinjauan sudut pandang penulis. Tinjauan tersebut terbagi yaitu, berdasar latar sejarah Islamisasi Jawa dan berdasar isu perbedaan mazhab.

A. Tinjauan Sejarah Islamisasi Jawa
Sebelum Islam masuk dan dikenal di Indonesia (jawa), Masyarakat merupakan pemeluk agama Hindu dan Budha yang cukup kuat. Dua agama ini adalah pengubah masyarakat yang dahulunya penganut Animisme. Islam mulai masuk di tanah jawa sekitar tahun 1028M, bukti ini diperkuat dengan ditemukannya makam Fatimah Binti Maimun di daerah gresik. Simon (2004), menjelaskan perkembangan Islam sangat pesat ketika era Wali Songo mulai masuk dan mensyiarkan Islam pada sekitar abad 14M. Rentang waktu ±368 tahun (angka tahun dimakam Fatimah binti Maimun dengan masuknya wali songo) agama Islam tidak berkembang. Kondisi ini diberitakan oleh para saudagar Gujarat pada Sultan Muhammad (Abdul Hamid 1), beliau adalah penguasa Turki sekitar abad 14M. Dibentuklah sebuah tim yang beranggotakan 9 orang untuk mesyiarkan islam dan juga memiliki misi membantu memulihkan kondisi Jawa yang hancur akibat perang paregreg. Dijelaskan oleh Wijisaksono, dalam Simon (2004), kesembilan orang tersebut adalah:

1. Maulana Malik Ibrahim, berasal dari Turki, ahli mengatur negara.
2. Maulana Ishaq, berasal dari Samarkand, Rusia Selatan, ahli pengobatan.
3. Maulana Ahmad Jumadil Kubro, dari Mesir.
4. Maulana Muhammad Al Maghrobi, berasal dari Maroko.
5. Maulana Malik Isro'il, dari Turki, ahli mengatur negara.
6. Maulana Muhammad Ali Akbar, dari Persia (Iran), ahli pengobatan.
7. Maulana Hasanudin, dari Palestina.
8. Maulana Aliyudin, dari Palestina.
9. Syekh Subakir, dari Iran, Ahli menumbali daerah yang angker yang
dihuni jin jahat.

Sembilan orang ini dikenal dengan walisongo generasi 1 (versi non-Jawa). Yang tersebar luas selama ini adalah cerita walisongo versi jawa. Versi ini dipenuhi oleh cerita mistik yang tidak dapat dijadikan acuan sejarah ilmiah. Ada dugaan cerita walisongo (versi non-Jawa) sengaja tidak disebarkan oleh Belanda atau oleh siapa, agar orang Jawa, termasuk yang memeluk agama Islam, selamanya terus dan semakin tersesat dari kenyataan sebenamya. Dengan informasi baru itu menjadi jelas apa dan siapa sebenamya Walisongo itu (Simon, 2001). Tanpa mengesampingkan jasa besar wali songo dalam penyebaran Islam di Jawa, ada hal menarik yang bisa kita kritisi terhadap profil sembilan wali tersebut. (Lihat daftar nama walisongo sebelumnya). Sembilan wali yang dikirim ke jawa tersebut tidak ada satu orang pun yang memiliki latar belakang ahli ilmu agama (ulama), sehingga dimungkinkan pengajaran Islam pada saat itu sebatas pemahaman dan kapasitas ilmu mereka saja. Pengaruh Tashawuf (sufi) juga sangat kental mewarnai ajaran islam yang dibawa oleh 9 wali tersebut. Pembawa ajaran islam pada era walisongo generasi awal, sangat kental nuansa Tashawuf karena mereka (walisongo) sebagian besar berasal dari daerah kekuasaan dinasti Utsmaniah yang telah di”rong-rong” oleh ajaran Tashawuf (Abidin, 2007)

Masih menurut sumber yang sama, dakwah walisongo mulai bergeser pada era sunan Kalijogo sebagai wali generasi ke 4. Pencampuran dengan budaya jawa dilakukan sehingga menghasilkan keberhasilan kuantisasi penganut islam yang sangat besar. Cara dakwah ini disenangi dan didukung oleh penguasa (raja) saat itu. Namun, bagai dua mata pedang, disisi lain pencampuran itu menghasilkan pemahaman agama islam yang bergeser dan semakin jauh dari ajaran sebenarnya. Hal-hal yang sifatnya mistis dan syirik sebagai akibat akar budaya dari pemahaman animisme, hindu dan budha, melahirkan ritual peribadatan yang tidak pernah dicontohkan (Bid’ah) dalam Al-qur’an maupun Sunnah Rosul. Keadaan itu diperparah dengan gerakan zindik akibat tidak senangnya kelompok non-muslim dengan perkembangan ajaran Islam saat itu. Bukan sesuatu yang aneh jika saat ini kita lihat banyak praktek menyimpang dari ajaran Islam yang terus dijalankan, terutama oleh kaum muslim di Jawa.

B. Tinjauan Isu Perbedaan Mazhab
Perbedaan mazhab yang dianut oleh individu, kelompok dan organisasi keagamaan menjadi isu yang cukup sering dituangkan dan kita temui sehari-hari dalam kehidupan kaum muslimin. Kejadian-kejadian “lucu” lebih tepatnya memprihatinkan, kerap dijadikan isu pembeda yang mengarah pada ekslusivitas kelompok, misalnya; Perbedaan shollat shubuh menggunakan doa qunut dan yang tidak, Sholat Tarwih 23 raka’at dengan yang 11 raka’at dan yang paling hangat adalah penentuan awal dan ahir puasa yang kerap kali berbeda.

UPAYA BANGSA, GOLONGAN atau KELOMPOK UNTUK MELEMAHKAN UMAT ISLAM.
Upaya bangsa, golongan dan kelompok yang tidak menginginkan umat Islam bersatu sangat gencar dilakukan. Sistematika strategi “penghancuran” menggunakan berbagai metoda terus dilakukan sejak dahulu kala. Umat Islam pasti tahu betul upaya yang dilakukan kaum yahudi sejak zaman para nabi, mereka selalu berupaya menggagalkan dakwah para nabi dan rosul dengan berbagai cara. Hal itu terus berlanjut hingga saat ini.

Marilah Kita Berdo'a & berusaha menegakkan kembali kekhilafahan dan kejayaan islam dari keterpurukan ini dengan Berdakwah dan Mengamalkan ajaran islam secara sempurna.

Semoga apa yang menjadi isi dari tulisan di blog bermanfaat dan menjadi bahan renungan dan intropeksi diri bagi kita sebagai umat islam. Agar kita sebagai umat islam mampu menjadi umat yang mampu bangkit, maju dan bersatu dalam ukhuwah islam atas dasar keimanan. sehingga kita tidak mudah dijajah oleh umat lain yang benci dan tidak menginginkan perkembangan dan kemajuan islam. dan sampaikanlah pesan-pesan tulisan ini kepada saudara-saudara islam lain sebagai sarana untuk menyadarkan umat islam.

Mohon maaf bila ada kesalahan dalam penulisan, segala kesempurnaan hanyalah milik Allah.

Sabtu, 01 Februari 2014

Hasbunallah Wa ni'mal wakill

ASSALAMUALAIUKM. 


Teruntuk sahabatku semua alangkah baiknya jika merenungi kalimat berikt ini. Agar kita tidak mudah putus asa akan rahmat Allah, begitu juga dalam setiap usaha dan perjuangan kita, terutama di jalan Allah ini


Hasbunallah wa ni’mal wakiil (Yaitu) orang-orang (yang mentaati Allah dan Rasul) yang kepada mereka ada orang-orang yang mengatakan

: "Sesungguhnya manusia telah mengumpulkan pasukan untuk menyerang kamu, karena itu takutlah kepada mereka", maka perkataan itu menambah keimanan mereka dan mereka menjawab: "Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung". Maka mereka kembali dengan nikmat dan karunia (yang besar) dari Allah, mereka tidak mendapat bencana apa-apa, mereka mengikuti keridhaan Allah. Dan Allah mempunyai karunia yang besar. (QS. Ali “Imran:173-174)

Mengapa harus cemas, mengapa harus takut, mengapa harus khawatir ? Bukankah ada Allah SWT yang menjadi penolong dan pelindung kita? Seperti yang dilakukan oleh Rasulullah saw dan para sahabatnya saat perang Uhud dimana pasukan kafir sudah bersiap menyerang, perkataan yang keluar dari mereka ialah hasbunallah wa ni’mal wakiil.

Kita adalah makhluq lemah, kita tidak memiliki kekuatan. Kekuatan hanya milik Allah Yang Maha kuat, maka serahkanlah segala urusan kepada-Nya. Karena siapa lagi yang mampu menolong dan menjadi pelindung untuk segala urusan kita selain Allah? Insya Allah jika kita bertawakal ke Allah SWT, maka Dia akan menjadi Penolong dan Pelindung kita.

Setelah merenungi ayat ini, tidak lagi kita perlu takut. Kita bisa melangkah di muka bumi ini dengan langkah yang berani. Bukan berani karena rasa takabur atau sombong, tetapi berani karena Allah menjadi Penolong dan Pelindung. Siapa atau apa yang mampu mengalahkan kekuasaan-Nya? Tidak, tidak ada sesuatu pun. Lalu mengapa kita harus takut, cemas, atau khawatir ?

Kesusahan, bencana, kemiskinan, dan kesulitan lainnya adalah kecil dihadapan Allah. Serahkanlah semuanya kepada Allah Yang Maha Kuat dan Maha Kaya jika kita ingin mampu menghadapi kesusahan dan bencana. Tidak perlu takut menghadapi musuh-musuh Allah saat berdakwah, sebab siapa yang mampu mengalahkan Pelindung dan Penolong kita ?

Tidak ada lagi alasan untuk takut, tidak alasan untuk tidak semangat, tidak alasan untuk khawatir akan hari esok, sebab kita sebenarnya sudah memiliki Pelindung dan Penolong. Mari kita jadikan kalimat “hasbunallah wa ni’mal wakiil” sebagai semboyan hidup kita. Jika harta kita sedikit, hutang yang banyak, maisyah yang terhambat, mengadulah kepada Penolong dan Pelindung kita.

Saat kita mau berdakwah, rintangan dan halangan selalu ada. Tetapi sekarang hal ini tidak lagi bisa menjadi alasan kita untuk tidak berdakwah karena Allah yang menjadi Pelindung dan Penolong kita. Tidak peduli musuh kita banyak. Tidak peduli musuh kita kuat. Tidak peduli kita hanya sendiri. Jika Allah Pelindung dan Penolong kita, semua musuh akan bisa dikalahkan. Tidak akan yang mampu menahan kehendak Allah SWT.

Ingatlah Penolong dan Pelindung mu itu
Mengapa kita sering kali tetap khawatir dan takut? Mungkin karena kita sering lupa bahwa kita memiliki Penolong dan Pelindung. Oleh karena itu kita harus mengingat-Nya terus agar hati kita tenang. Tidak ada suatu pekerjaan yang bisa membuat hati kita tenang selain kita mengingat-Nya.

(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram. (QS. Al Ra’d:28)

Bahkan saat kita menghadapi musuh perang, yang kita perlukan adalah mengingat Allah agar kita bisa memenangkan perang tersebut.

Hai orang-orang yang beriman. apabila kamu memerangi pasukan (musuh), maka berteguh hatilah kamu dan sebutlah (nama) Allah sebanyak-banyaknya agar kamu beruntung. (QS Al Anfaal:45)

Hanya Allah-lah yang mampu memberikan ketengan kepada kita, Sesungguhnya Allah telah ridha terhadap orang-orang mukmin ketika mereka berjanji setia kepadamu di bawah pohon, maka Allah mengetahui apa yang ada dalam hati mereka lalu menurunkan ketenangan atas mereka dan member balasan kepada mereka dengan kemenangan yang dekat (waktunya). (QS. Al Fath:18)

Berjalanlah. Bertindaklah. Mencobalah. Sambil mengingat Penolong dan Pelindung kita, bukan hanya ketenangan yang kita dapat, juga kemenangan. Karena, Allah yang menghidupkan kita, yang mematikan kita, yang member rezeki, yang menentukan apa yang terbaik bagi kita. Kenapa harus takut ?

Sekarang, saatnya kita hidup dimuka bumi ini tanpa rasa khawatir, Ingatlah, sesungguhnya wali-wali Allah itu, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati. (QS. Yunus:62)

MELIHAT PELUANG BISNIS DARI MANUSIA BANGN TIDUR HINGGA TIDUR KEMBALI

Assalamualaikum. saya akan sedikit mengeshare tentang peluang bisnis yang mungkin bisa kita ambil ide dari setiap aktifitas kita sehari-hari. Tentu kalau kita ingin mencari ide peluang untuk berwirausaha sebenarnya banyak juga. Tapi tergantung kita bagaimana acktionya aja. Berikut mari kita gali lebih jauh apa saja yang menjadi kebutuhan orang-orang di sekitar kita terutama yang bersifat konsumtif dari mulai bangun tidur hingga tidur kembali, untuk selanjutnya diidentifikasi dan diklasifikasi mana yang dapat ditangkap sebagai peluang usaha baru yang ‘pertama’ dan ‘unik’.

1.    Pertama, dari mulai bangun manusia hendak menuju kamar mandi, maka untuk keperluan di kamar mandi (untuk mandi dan sebagainya) orang-orang mebutuhkan: sabun, sikat gigi, pasta gigi, sampu, alat cukur kumis, deterjen, sabun colek, obat kumur, sikat WC, pengharum kamar mandi, pembersih lantai, dan handuk.

2.    Kedua, sehabis dari kamar mandi orang-orang pada umumnya ganti pakaian untuk kegiatan kerja ataupun kegiatan lainnya di hari itu, maka orang-orang pada umumnya membutuhkan: pakaian dalam (underwear) meliputi celana dalam, kaos dalam, bra, stocking, baju, celana, rock, longdress, sepatu (sepatu anak, sepatu ABG, sepatu dewasa, sepatu wanita, sepatu olah raga, sepatu kerja yang khusus, sepatu mandor, sepatu polisi/tentara/satpam, dsb.), sandal, kaos kaki, semir sepatu, tali sepatu, tas (tas sekolah anak putra dan putri, tas kuliah, tas remaja putri, tas ibu-ibu untuk kerja, tas kerja bapak-bapak, tas kuliah cowok, tas ibu-ibu untuk ke pasar, dlsb.).

Sedangkan untuk busana meliputi antara lain: busana muslim dengan berbagai ragam variasinya, busana kerja kantoran, busana seragam PNS, seragam dewan, seragam polisi pamong praja, busana pegawai rumah sakit, seragam guru dan dosen, seragam anak mulai dari TK sampai dengan Mahasiswa Diploma-III, seragam alamamater perguruan tinggi, pakaian kuliah yang sangat bervariasi, seragam olah raga mulai dari anak TK sampai dengan pegawai pemkot, seragam tukang kebersihan (pasukan kuning), seragam montir/ bengkel, seragam pegawai bank, seragam polisi, seragam tentara, seragam satpam, seragam PMK, seragam pegawai perhutani, seragam pegawai pasar, seragam karyawan toko, seragam tukang kebun, seragam hansip, seragam tukang parkir, seragam seragam sopir bus, seragam sopir angkot, seragam sopir taksi, seragam tukang ojek, seragam masisis dan awak kereta api, seragam pedagang asongan, seragam penjual koran, seragam anak-anak panti asuhan, seragam tahanan/ napi, pakaian anak, pakaian abg, pakaian petani, pakaian nelayan, pakaian pedagang di pasar, dan sebagainya.

Atau untuk jenis seragam bisa juga disebutkan di sini, seragam jamaah pengajian atau majlis taklim, seragam jamaah tahlil atau jamaah yasinan, seragam jamaah sholawat nabi, seragam grup orkes melayu/ dangdut, seragam grup orkes gambus, seragam grup jafin, seragam grup qosidah, dan lain sebagainya, tentunya masih banyak profesi yang spesifik dengan seragam khusus pula yang masih bisa digali lebih jauh.

3.    Ketiga, masih serangkaian dengan ganti pakaian, maka hal lain yang rutin dilakukan oleh orang-orang baik laki-laki maupun perempuan, tua maupun muda, dewasa maupun anak-anak adalah berdandan atau merias penampilannya. Maka dalam hal ini barang-barang konsumtif yang dibutuhkannya antara lain: (a) Yang digunakan untuk berbagai usia (umum): parfum, gunting kecil, pemotong kuku, (b) Yang khusus untuk bapak-bapak kebutuhan riasnya adalah: minyak rambut, parfum, semir rambut, pencukur kumis atau jenggot, gunting kecil, pemotong kuku, dan lain-lain. (c) Untuk ibu-ibu dan remaja dewasa putri.

4.    Keempat, seusai ganti pakaian orang-orang pada umumnya makan pagi (sarapan) baik di rumah maupun di warung, rumah makan, restoran, atau paket catering. Maka untuk kebutuhan sarapan pagi ini termasuk makan siang makan malam, makan santai atau wisata kuliner atau makan tak terjadual. Kebutuhan konsumtif orang-orang untuk sarapan pagi di rumah (masak sendiri) pada umumnya meliputi: elpiji, minyak tanah, beras, lauk (tempe, tahu, ayam, bebek, daging kambing, daging sapi, ikan asin, ikan lele, ikan segar lainnya, sarden, bakso, sosis, udang, jamur, dll.), sayur-mayur (sebanyak jenis sayurnya maupun jenis menu masakan sayur tersebut), minyak goreng, bumbu masak (garam, gula, kecap manis, kecap asin, sambal instan, saus, terasi, cabe rawit, besar, bawang merah, bawang putih, lengkuas, kunyit, daun seledri, daun bawang muda, penyedap baik tunggal maupun yang sudah racikan, dll.), bumbu masak instan (nasi goreng, rawon, kare, sup, rendang, dll), mie instant rebus mau goreng, mie biasa, bihun, krupuk, buah-buahan (pisang, semangka, melon, apel, jeruk, anggur, mangga, rambutan, pepaya, klengkeng, manggis, duren, strowberi, leci, dll), susu instan maupun susu segar, susu untuk anak-anak, susu untuk remaja dan susu untuk manula, sirup, teh dengan berbagai jenisnya, air mineral (galon, botol besar, tanggung dan botol kecil), kopi (kopi tubruk, kopi instan dengan berbagai jenis dan merk kegemarannya), makanan dan minuman suplemen untuk kesehatan, dan sebagainya.

Untuk yang sarapan dengan makanan catering, maka jenisnya yang ada adalah: sebanyak jenis menu masakan yang bisa disediakan, jenis-jenis layanan makanan catering dari cara pengirimannya, cara kombinasinya, masak di tempat kost atau masak di rumah usaha catering, paket mingguan atau bulanan, sehari 2 kali atau tiga kali, dan lain sebagainya.

Untuk yang sarapan dengan cara makan di luar (di warung nasi, rumah makan, restoran dan sebagainya), jenisnya sebanyak jenis usaha tersebut, jenis menu masakan yang bisa dijual, dan jenis modifikasi layanan yang dapat diberikan oleh pengusaha rumah makan dan sejenisnya.

5.     Kelima, Sesaat setelah sarapan, sebagian orang ada yang menyempatkan diri membaca koran, majalah atau buku-buku ringan, maka kebutuhan orang-orang pada umumya adalah : koran harian pagi, koran harian umum, koran segmnetasi sesuai profesi orang per orang, koran pendidikan, koran kampus, karan dan buletin periklanan (advertising) baik seluas kota maupun propinsi, tabloid mingguan, tabloid\ wanita, keluarga muslim, tabloid atau majalah hobbi (seputar burung, bunga, komputer, motor, olah raga, masak, musik, entertainment, agroindustri, buku, hanphone, busana, rumah, bahan bangunan, interior rumah, eksterior rumah, alat-alat musik, alat-alat pesta, pesta pernikahan, meniti karir, panduan bekerja optimal, salon rambut, salon wajah, interior mobil, eksterior mobil, merangkai bunga, keterampilan, wirausaha, bisnis home indutry, politik, pecinta alam, bisnis barang-barang bekas, akord musik, bina vocal dan paduan suara, bina prestasi remaja, bina balita sehat, bina anak berprestasi, terampil di usia senja atau masa pensiun, pembinaan menulis, pembinaan mengarang, seni lukis, seni tari, seni suara, seni kepenyiaran atau pembawa acara atau mc, seni pidato, seni puisi dan sastra, seni pahat, seni batik, kiat sukses, dsb.),

Demikian sedikit penjelasan mengenai ide peluang yang mungkin bisa untuk dijadikan wirausaha atau ladang untuk mencari rizki yang diberikan Allah pada kita. Semoga bermanfaat dan bisa sedikit memberi inspirasi dan ide bagi pembaca semua. Namun yang lebih penting adalah tergantung usaha dan do'a kita. Selebihnya bertawakallah kepada Allah.

Wallahua'lambissowab...

Selasa, 03 Desember 2013

CHEROKEE TERNYATA SUKU INDIAN ASLI AMERIKA ADALAH MUSLIM



ASSALAMUALAIKUM sobat-sobit semua....! 

Kali ini saya akan posting sebuah sejarah yang sangat luar biasa dan tidak semua orang tahu. Anda tentunya akan tertegun sejenak disaat mengetahui hal ini, karena tidak akan pernah menyangka jika hal ini ialah yang sebenarnya. Memaklumi sebuah sejarah yang ditutup-tupi, merupakan hal yang lumrah. Hampir tidak ada media yang memberitakan tentang suku kuno Indian yang sesungguhnya ialah beragama Islam. Hebatnya lagi, sumber tertulis yang memuat tentang sejarah muslimnya suku Indian ini, sangat-sangatlah sedikit sekali.Jika kita berjalan atau mengunjungi Washington, datanglah ke Perpustakaan Kongres (Library of Congress). Lantas, mintalah arsip perjanjian pemerintah Amerika Serikat dengan suku Cherokee, salah satu suku Indian, tahun 1787. Disana akan ditemukan tanda tangan Kepala Suku Cherokee saat itu, Abdel-Khak dan Muhammad Ibnu Abdullah.

Isi perjanjian itu antara lain adalah hak suku Cherokee untuk melangsungkan keberadaannya dalam perdagangan, perkapalan, dan bentuk pemerintahan suku Cherokee berdasarkan hukum Islam. Lebih lanjut, akan ditemukan kebiasaan berpakaian wanita suku Cherokee yang menutup aurat sedangkan laki-lakinya memakai turban (surban) dan terusan hingga sebatas lutut.





Cara berpakaian ini dapat ditemukan dalam foto atau lukisan suku Cherokee yang diambil gambarnya sebelum tahun 1832. Kepala suku terakhir Cherokee sebelum akhirnya benar-benar punah dari daratan amerika adalah seorang Muslim bernama RAMADHAN Ibnu WATI.
Salahuddin Watie




Berbicara tentang suku Cherokee, tidaklah lepas dari Sequoyah. Ia adalah orang suku Cherokee asli yang berpendidikan dan menghidupkan kembali Syllabary suku pada tahun 1821. Syllabary adalah semacam aksara, jika kita sekarang mengenal abjad A sampai Z, maka suku Cherokee memiliki aksara sendiri.

Yang membuatnya luar sangat biasa adalah aksara yang dihidupkan kembali oleh Sequoyah ini sangat mirip sekali dengan aksara Arab. Bahkan beberapa tulisan masyarakat Cherokee abad VII yang ditemukan terpahat di bebatuan di Nevada sangat mirip dengan kata “Muhammad” dalam bahasa Arab.

Nama-nama suku Indian dan kepala sukunya berasal dari bahasa Arab tidak hanya ditemukan pada suku Cherokee (Shar-Kee), tapi juga Anasazi, Apache, Arawak, Arikana, ChavinCree, Makkah, Hohokam, Hupa, Hopi, Mahigan, Mohawk, Nazca, Zulu, dan Zuni. Bahkan beberapa kepala suku Indian juga mengenakan tutup kepala khas orang Islam. Mereka adalah kepala suku Chippewa, Creek, Iowa, Kansas, Miami, Potawatomi, Sauk, Fox, Seminole, Shawnee, Sioux, Winnebago, dan Yuchi. Hal ini ditunjukkan pada foto-foto tahun 1835, dan 1870.

Secara umum, suku-suku Indian di Amerika juga percaya adanya Tuhan yang menguasai alam semesta. Tuhan itu tidak teraba oleh panca indera. Mereka juga meyakini tugas manusia yang diciptakan Tuhan adalah untuk memuja dan menyembahnya.

Seperti penuturan kepala suku Ohiyesa : “In the life of the Indian, there was only inevitable duty –the duty of prayer- the daily recognition of the Unseen and the Eternal”. Bukankah ini telah dimaktub oleh Allah di dalam Al Qur’an bahwa jin dan manusia diciptakan untuk beribadah kepada Allah SWT.


Bagaimana Sejarahnya Kepala Suku Indian Cheeroke Seorang Muslim?

Sejarahnya panjang, Semangat orang-orang Islam dan Cina saat itu untuk mengenal lebih jauh planet (tentunya saat itu nama planet belum terdengar) tempat tinggalnya selain untuk melebarkan pengaruh, mencari jalur perdagangan baru dan tentu saja memperluas dakwah Islam mendorong beberapa pemberani di antara mereka untuk melintasi area yang masih dianggap gelap dalam peta-peta mereka saat itu.

Beberapa nama tetap begitu kesohor sampai saat ini bahkan hampir semua orang pernah mendengarnya sebut saja Tjeng Ho dan Ibnu Batutta, namun beberapa lagi hampir-hampir tidak terdengar dan hanya tercatat pada buku-buku akademis.

Para ahli geografi dan intelektual dari kalangan muslim yang mencatat perjalanan ke benua Amerika itu adalah Abul-Hassan Ali Ibn Al Hussain Al Masudi (meninggal tahun 957), Al Idrisi (meninggal tahun 1166), Chihab Addin Abul Abbas Ahmad bin Fadhl Al Umari (1300 – 1384) dan Ibn Battuta (meninggal tahun 1369).

Menurut catatan ahli sejarah dan ahli geografi muslim Al Masudi (871 – 957), Khashkhash Ibn Saeed Ibn Aswad seorang navigator muslim dari Cordoba di Andalusia, telah sampai ke benua Amerika pada tahun 889 Masehi. Dalam bukunya, ‘Muruj Adh-dhahab wa Maadin al-Jawhar’ (The Meadows of Gold and Quarries of Jewels), Al Masudi melaporkan bahwa semasa pemerintahan Khalifah Spanyol Abdullah Ibn Muhammad (888 – 912), Khashkhash Ibn Saeed Ibn Aswad berlayar dari Delba (Palos) pada tahun 889, menyeberangi Lautan Atlantik, hingga mencapai wilayah yang belum dikenal yang disebutnya Ard Majhoola, dan kemudian kembali dengan membawa berbagai harta yang menakjubkan.

Sesudah itu banyak pelayaran yang dilakukan mengunjungi daratan di seberang Lautan Atlantik, yang gelap dan berkabut itu. Al Masudi juga menulis buku ‘Akhbar Az Zaman’ yang memuat bahan-bahan sejarah dari pengembaraan para pedagang ke Afrika dan Asia. Dr. Youssef Mroueh juga menulis bahwa selama pemerintahan Khalifah Abdul Rahman III (tahun 929-961) dari dinasti Umayah, tercatat adanya orang-orang Islam dari Afrika yang berlayar juga dari pelabuhan Delba (Palos) di Spanyol ke barat menuju ke lautan lepas yang gelap dan berkabut, Lautan Atlantik. Mereka berhasil kembali dengan membawa barang-barang bernilai yang diperolehnya dari tanah yang asing.

Beliau juga menuliskan menurut catatan ahli sejarah Abu Bakr Ibn Umar Al-Gutiyya bahwa pada masa pemerintahan Khalifah Spanyol, Hisham II (976-1009) seorang navigator dari Granada bernama Ibn Farrukh tercatat meninggalkan pelabuhan Kadesh pada bulan Februari tahun 999 melintasi Lautan Atlantik dan mendarat di Gando (Kepulaun Canary).

Ibn Farrukh berkunjung kepada Raja Guanariga dan kemudian melanjutkan ke barat hingga melihat dua pulau dan menamakannya Capraria dan Pluitana. Ibn Farrukh kembali ke Spanyol pada bulan Mei 999. Perlayaran melintasi Lautan Atlantik dari Maroko dicatat juga oleh penjelajah laut Shaikh Zayn-eddin Ali bin Fadhel Al-Mazandarani. Kapalnya berlepas dari Tarfay di Maroko pada zaman Sultan Abu-Yacoub Sidi Youssef (1286 – 1307) raja keenam dalam dinasti Marinid. Kapalnya mendarat di pulau Green di Laut Karibia pada tahun 1291. Menurut Dr. Morueh, catatan perjalanan ini banyak dijadikan referensi oleh ilmuwan Islam.

Sultan-sultan dari kerajaan Mali di Afrika barat yang beribukota di Timbuktu, ternyata juga melakukan perjalanan sendiri hingga ke benua Amerika. Sejarawan Chihab Addin Abul-Abbas Ahmad bin Fadhl Al Umari (1300 – 1384) memerinci eksplorasi geografi ini dengan seksama. Timbuktu yang kini dilupakan orang, dahulunya merupakan pusat peradaban, perpustakaan dan keilmuan yang maju di Afrika. Ekpedisi perjalanan darat dan laut banyak dilakukan orang menuju Timbuktu atau berawal dari Timbuktu. Sultan yang tercatat melanglang buana hingga ke benua baru saat itu adalah Sultan Abu Bakari I (1285 – 1312), saudara dari Sultan Mansa Kankan Musa (1312 – 1337), yang telah melakukan dua kali ekspedisi melintas Lautan Atlantik hingga ke Amerika dan bahkan menyusuri sungai Mississippi.

Sultan Abu Bakari I melakukan eksplorasi di Amerika tengah dan utara dengan menyusuri sungai Mississippi antara tahun 1309-1312. Para eksplorer ini berbahasa Arab. Dua abad kemudian, penemuan benua Amerika diabadikan dalam peta berwarna Piri Re’isi yang dibuat tahun 1513, dan dipersembahkan kepada raja Ottoman Sultan Selim I tahun 1517. Peta ini menunjukkan belahan bumi bagian barat, Amerika selatan dan bahkan benua Antartika, dengan penggambaran pesisiran Brasil secara cukup akurat. Bicara tentang Cherokee tentu saja tidak bisa lepas dari Sequoyah (portait kiri atas). Seorang asli suku Cherokee yang menghidupkan kembali Syllabary suku mereka pada 1821. Syllabary adalah semacam aksara barangkali, bila kita mengenalnya dengan abjad A sampai Z maka suku Cherokee memiliki cara sendiri untuk aksara-nya. Yang membuatnya sangat luar biasa adalah ternyata aksara yang ditemukan kembali oleh Sequoyah mirip sekali dengan aksara Arab (lihat gambar kanan). Beberapa tulisan cherokee abad ke-7 yang ditemukan terpahat pada bebatuan di Nevada bahkan sangat mirip dengan tulisan “Muhammad” dalam bahasa Arab.

Bukti lainnya adalah, Columbus sendiri mengetahui bahwa orang-orang Carib (Karibia) adalah pengikut Nabi Muhammad. Dia faham bahwa orang-orang Islam telah berada di sana terutama orang-orang dari Pantai Barat Afrika. Mereka mendiami Karibia, Amerika Utara dan Selatan. Namun tidak seperti Columbus yang ingin menguasai dan memperbudak rakyat Amerika. Orang-Orang Islam datang untuk berdagang dan bahkan beberapa menikahi orang-orang pribumi. Lebih lanjut Columbus mengakui pada 21 Oktober 1492 dalam pelayarannya antara Gibara dan Pantai Kuba melihat sebuah masjid (berdiri di atas bukit dengan indahnya menurut sumber tulisan lain). Sampai saat ini sisa-sisa reruntuhan masjid telah ditemukan di Kuba, Mexico, Texas dan Nevada.

Dan tahukah anda, 2 orang nahkoda kapal yang dipimpin oleh Columbus kapten kapal Pinta dan Nina adalah orang-orang muslim yaitu dua bersaudara Martin Alonso Pinzon dan Vicente Yanex Pinzon yang masih keluarga dari Sultan Maroko Abuzayan Muhammad III (1362). [THACHER,JOHN BOYD: Christopher Columbus, New York 1950]. Dan mengapa hanya Columbus saja yang sampai saat ini dikenal sebagai penemu benua amerika? Karena saat terjadi pengusiran kaum yahudi dari spanyol sebanyak 300.000 orang yahudi oleh raja Ferdinand yang Kristen, kemudian orang-orang yahudi menggalang dana untuk pelayaran Columbus dan berita ‘penemuan benua Amerika’ dikirim pertama kali oleh Christopher Columbus kepada kawan-kawannya orang Yahudi di Spanyol. Pelayaran Columbus ini nampaknya haus publikasi dan diperlukan untuk menciptakan legenda sesuai dengan ‘pesan sponsor’ Yahudi sang penyandang dana. Kisah selanjutnya kita tahu bahwa media massa dan publikasi dikuasai oleh orang-orang Yahudi yang bahkan dibenci oleh orang-orang seperti Henry Ford si raja mobil Amerika itu. Maka tampak ada ketidak-jujuran dalam menuliskan fakta sejarah tentang penemuan benua Amerika. Penyelewengan sejarah oleh orang-orang Yahudi yang terjadi sejak pertama kali mereka bersama-sama orang Eropa menjejakkan kaki ke benua Amerika.

Dan tahukah anda, sebenarnya laksam ana Zheng He atau yang di Indonesia lebih dikenal dengan nama laksamana Cheng Ho adalah penemu benua amerika pertama, sekitar 70 tahun sebelum Columbus. Sekitar 70 tahun sebelum Columbus menancapkan benderanya di daratan Amerika, Laksamana Zheng He sudah lebih dulu datang ke sana. Para peserta seminar yang diselenggarakan oleh Royal Geographical Society di London beberapa waktu lalu dibuat terperangah. Adalah seorang ahli kapal selam dan sejarawan bernama Gavin Menzies dengan paparannya dan lantas mendapat perhatian besar.

Tampil penuh percaya diri, Menzies menjelaskan teorinya tentang pelayaran terkenal dari pelaut mahsyur asal Cina, Laksamana Zheng He (kita mengenalnya dengan Ceng Ho-red). Bersama bukti-bukti yang ditemukan dari catatan sejarah, dia lantas berkesimpulan bahwa pelaut serta navigator ulung dari masa dinasti Ming itu adalah penemu awal benua Amerika, dan bukannya Columbus.

Bahkan menurutnya, Zheng He ‘mengalahkan’ Columbus dengan rentang waktu sekitar 70 tahun. Apa yang dikemukakan Menzies tentu membuat kehebohan lantaran masyarakat dunia selama ini mengetahui bahwa Columbus-lah si penemu benua Amerika pada sekitar abad ke-15. Pernyataan Menzies ini dikuatkan dengan sejumlah bukti sejarah. Adalah sebuah peta buatan masa sebelum Columbus memulai ekspedisinya lengkap dengan gambar benua Amerika serta sebuah peta astronomi milik Zheng He yang dosodorkannya sebagai barang bukti itu. Menzies menjadi sangat yakin setelah meneliti akurasi benda-benda bersejarah itu.

“Laksamana inilah yang semestinya dianugerahi gelar sebagai penemu pertama benua Amerika,” ujarnya. Menzies melakukan kajian selama lebih dari 14 tahun. Ini termasuk penelitian peta-peta kuno, bukti artefak dan juga pengembangan dari teknologi astronomi modern seperti melalui program software Starry Night.

Dari bukti-bukti kunci yang bisa mengubah alur sejarah ini, Menzies mengatakan bahwa sebagian besar peta maupun tulisan navigasi Cina kuno bersumber pada masa pelayaran Laksamana Zheng He. Penjelajahannya hingga mencapai benua Amerika mengambil waktu antara tahun 1421 dan 1423. Sebelumnya armada kapal Zheng He berlayar menyusuri jalur selatan melewati Afrika dan sampai ke Amerika Selatan.

Uraian astronomi pelayaran Zheng He kira-kira menyebut, pada larut malam saat terlihat bintang selatan sekitar tanggal 18 Maret 1421, lokasi berada di ujung selatan Amerika Selatan. Hal tersebut kemudian direkonstruksi ulang menggunakan software Starry Night dengan membandingkan peta pelayaran Zheng He.

“Saya memprogram Starry Night hingga masa di tahun 1421 serta bagian dunia yang diperkirakan pernah dilayari ekspedisi tersebut,” ungkap Menzies yang juga ahli navigasi dan mantan komandan kapal selam angkatan laut Inggris ini.
Dari sini, dia akhirnya menemukan dua lokasi berbeda dari pelayaran ini berkat catatan astronomi (bintang) ekspedisi Zheng He.

Lantas terjadi pergerakan pada bintang-bintang ini, sesuai perputaran serta orientasi bumi di angkasa. Akibat perputaran bumi yang kurang sempurna membuat sumbu bumi seolah mengukir lingkaran di angkasa setiap 26 ribu tahun. Fenomena ini, yang disebut presisi, berarti tiap titik kutub membidik bintang berbeda selama waktu berjalan. Menzies menggunakan software untuk merekonstruksi posisi bintang-bintang seperti pada masa tahun 1421.

“Kita sudah memiliki peta bintang Cina kuno namun masih membutuhkan penanggalan petanya,” kata Menzies.

Saat sedang bingung memikirkan masalah ini, tiba-tiba ditemukanlah pemecahannya. “Dengan kemujuran luar biasa, salah satu dari tujuan yang mereka lalui, yakni antara Sumatera dan Dondra Head, Srilanka, mengarah ke barat.”

Bagian dari pelayaran tersebut rupanya sangat dekat dengan garis katulistiwa di Samudera Hindia. Adapun Polaris, sang bintang utara, dan bintang selatan Canopus, yang dekat dengan lintang kutub selatan, tercantum dalam peta. “Dari situ, kita berhasil menentukan arah dan letak Polaris. Sehingga selanjutnya kita bisa memastikan masa dari peta itu yakni tahun 1421, plus dan minus 30 tahun.”

Atas temuan tersebut, Phillip Sadler, pakar navigasi dari Harvard-Smithsonian Center for Astrophysics, mengatakan perkiraan dengan menggunakan peta kuno berdasarkan posisi bintang amatlah dimungkinkan. Dia juga sepakat bahwa estimasi waktu 30 tahun, seperti dalam pandangan Menzies, juga masuk akal.

Selama ini, masyarakat dunia mengetahui kiprah Zheng He sebagai penjelajah ulung. Dia terlahir di Kunyang, kota yang berada di sebelah barat daya Propinsi Yunan, pada tahun 1371. Keluarganya yang bernama Ma, adalah bagian dari warga minoritas Semur. Mereka berasal dari kawasan Asia Tengah serta menganut agama Islam. Ayah dan kakek Zheng He diketahui pernah mengadakan perjalanan haji ke Tanah Suci Makkah. Sementara Zheng He sendiri tumbuh besar dengan banyak mengadakan perjalanan ke sejumlah wilayah. Ia adalah Muslim yang taat.

Yunan adalah salah satu wilayah terakhir pertahanan bangsa Mongol, yang sudah ada jauh sebelum masa dinasti Ming. Pada saat pasukan Ming menguasai Yunan tahun 1382, Zheng He turut ditawan dan dibawa ke Nanjing. Ketika itu dia masih berusia 11 tahun. Zheng He pun dijadikan sebagai pelayan putra mahkota yang nantinya menjadi kaisar bernama Yong Le. Nah kaisar inilah yang memberi nama Zheng He hingga akhirnya dia menjadi salah satu panglima laut paling termashyur di dunia.

Wallahu’alam bishawab. Wassalamu’alaikum warahmatullahiwabarakatuh.


Sumber Referensi :
  1. http://www.htysite.com/P-cheroke.html
  2. http://kutubuku.web.id/1008/apa-yang-dipakai-orang-cherokee
  3. http://otomotekno.blogspot.com/2011/04/cherokee-bahasa-baru-antarmuka-google.html
  4. http://dewimarlaina.blogspot.com/2012/04/suku-cherokee-indian-adalah-muslim.html
  5. http://suciptoardi.wordpress.com/2012/03/24/cherokee-suku-indian-muslim-yang-punah/

Minggu, 03 November 2013

Cara Membentuk Pikiran Positif



Assalamualaikum. Seseorang yang selalu berpikir positif akan terus menghasilkan buah pikiran positif pula, yang merangkum harapan, optimisme, dan kreativitas. Dengan cara demikian, ia membuat lingkungan sekitarnya bergerak secara positif sehingga ia pun cenderung mendapatkan hasil yang positif pada akhirnya.

Dalam hidupnya manusia senantiasa dihadapkan pada berbagai cobaan yang membuatnya sulit untuk terus berpikir positif. Namun demi meraih keberhasilan dalam hidup, orang harus selalu memiliki motivasi untuk maju  dan tidak mudah menyerah tatkala menghadapi cobaan. Hidup kita adalah bagaimana pikira n kita mewujudkannya. Jadi berpikir positif adalah cara membuat hidup menjadi positif atau cara melihat sesuatu yang lebih memberikan motivasi.
 
Akan tetapi berpikir positif pun bukan berarti memiliki keyakinan berlebihan yang tanpa menggunakan perhitungan, namun disini lebih ditekankan pada cara menilai kembali segala sesuatu dengan menekankan pada segi yang positif. Dibawah ini disajikan beberapa tips yang berguna untuk membantu anda membentuk pikiran positif;

1. Bayangkanlah akibat terburuk yang mungkin terjadi.
Bila anda cenderung mudah khawatir bahwa segala sesuatu tidak akan berjalan sesuai dengan yang anda harapkan, bayangkanlah akibat terburuk yang mungkin terjadi. Dengan bertanya pada diri sendiri, “Kemungkinan terburuk apakah yang bisa terjadi ?”. anda akan merasa lebih tenang denganmenerimanya, kalaupun segala sesuatunya tidak berjalan sesuai dengan yang anda harapkan, katakanlah kepada diri sendiri bahwa semua itu bukan akhir dari segalanya. Langkah berikutnya, pikirkanlah cara – cara untuk membuat keadaan lebih baik. Sekali anda mulai bertindak, anda tidak akan mempunyai waktu untuk memikirkan kekhawatiran tersebut.

2. Lihatlah segala sesuatu secara khusus, jangan disamaratakan.
Sudah sewajarnya bila kita memiliki satu hal yang tidak mampu kita kerjakan dengan baik. Karena itu kita tidak perlu menyamaratakan. Jangan sampai ketidakmampuan kita melakukan satu hal membuat kita merasa tidak mampu melakukan hal lain. Terkadang kita cenderung membesar – besarkan sesuatu hal dari sebenarnya. Jadi batasilah masalahnya, jangan dibesar – besarkan sehingga anda meragukan kemampuan sendiri.

3. Lakukanlah sebaik mungkin lalu terimalah bagaimana pun hasilnya. 
Bila anda telah berusaha mengerjakan sesuatu atau menyelesaikan suatu masalah dengan segenap kemampuan anda, selanjutnya hadapilah, apapun yang akan terjadi, bahkan hal yang paling kritis sekalipun. Anda harus menyadari bahwa berpikir positif tidak berarti satu penyelesaian sesudah itu selesai. Ingatlah pepatah lama ; Jika pertama anda gagal, coba, coba dan coba lagi

4. Akuilah prestasi anda.
Jika hasil pekerjaan anda memang baik, akuilah. Kita semua mudah merasa tidak enak jika mengalami kegagalan, jadi mengapa tidak merasa senang jika berhasil ?. terimalah dengan senang hati jika seseorang memuji anda. Cara terbaik menerima pujian tanpa menjadi sombong adalah cukup dengan mengucapkan terima kasih, Alhamdulillah.

Orang Pertama Yang Dihukum Di Akhirat



ASSALAMUALAIKUM. buat sobat semua, jika ingin tahu siapa orang pertama dihukum di akhirat, ini ada sebuah postingan yang insyaAllah sangat bermanfaat buat sobat semua. Agar kita bisa belajar untuk lebih baik sesuai perintah Allah, sehingga amal perbuatan kita yang sejatinya  baik tidak sia-sia atau bahkan bisa mendatangkan dosa.

Rasulullah s.a.w. bersabda: "Pada hari kiamat Allah akan menghukum semua makhluk dan semua makhluk tertekuk lutut. Pada hari itu orang yang pertama sekali akan dipanggil ialah orang yang mengerti Al-Quran, kedua orang yang mati fisabilillah dan ketiga ialah orang kaya.

Allah akan bertanya kepada orang yang mengerti Al-Quran: "Bukankah Aku telah mengajar kepadamu apa yang Aku turunkan kepada utusan-Ku?. Orang itu menjawab: "Benar Ya Tuhanku. Aku telah mempelajarinya di waktu malam dan mengerjakannya di waktu siang." Allah berfirman: "Dusta! Kamu hanya mahu digelar sebagai Qari dan Qariah, malaikat juga berkata demikian." Datang orang kedua, lalu Allah bertanya: "Kenapa kamu terbunuh?." Jawab orang itu: "Aku telah berperang untuk menegakkan agama-Mu." Allah berfirman: "Dusta! Kamu hanya ingin disebut pahlawan yang gagah berani dan kamu telah mendapat gelaran tersebut, malaikat juga berkata demikian."

Kemudian datang orang ketika pula: "Apa kamu buat terhadap harta yang Aku berikan kepadamu?." Jawab orang itu: "Aku gunakan untuk membantu kaum keluargaku dan juga untuk bersedekah." Lantas Allah berfirman: "Dusta! Kamu hanya ingin disebut dermawan dan kamu telah dikenali, malaikat juga berkata demikian." Sabda Rasulullah s.a.w. lagi: "Ketiga-tiga orang inilah yang pertama-tama akan dibakar dalam api neraka."